Air Bersih & Anti-Kekeringan
Pipanisasi, sumur bor tenaga surya, dan embung desa untuk 12 kecamatan rawan kering seperti Geyer, Toroh, dan Ngaringan.
0 tersambung air bersih tahun ke-1H. Bagas Nurwanto & dr. Ratna Puspitasari
Program kerja dibangun dari 19 kecamatan — bukan dari balik meja. Kekeringan Geyer, banjir Gubug, kedelai Pulokulon, keterisolasian Kedungjati: kami tahu masalahnya, karena kami datang langsung.
Bukan slogan — tiga persoalan yang paling sering disebut warga di 19 kecamatan, dengan target terukur.
Pipanisasi, sumur bor tenaga surya, dan embung desa untuk 12 kecamatan rawan kering seperti Geyer, Toroh, dan Ngaringan.
0 tersambung air bersih tahun ke-1Rabat jalan dusun terisolasi, perkuatan tanggul Kali Tuntang, dan sistem peringatan dini banjir berbasis WhatsApp.
0 jalan & tanggul dibangun 3 tahunHarga dasar kedelai, resi gudang gabah, dan kios pupuk tepat waktu — agar petani tak terus jadi penentu harga terakhir.
0 petani terlindungi tahun ke-2Sudah dikunjungi langsung, tiap masalah dicatat per desa.
Menjabat sebagai Camat & Kepala Dinas sebelum maju Bupati.
Masalah spesifik + target angka untuk tiap wilayah.
Kampanye dibiayai sesuai LADK resmi ke KPU, bukan pungutan warga.
“Tiap kemarau saya beli air tangki sampai jutaan rupiah setahun. Waktu Pak Bagas datang, bukan cuma janji — beliau tanya sumber air mana yang masih hidup.”
KasrinPetani jagung, Kecamatan Geyer
“Setiap musim hujan sawah saya kena luapan Tuntang. Program tanggul dan peringatan dini itu yang saya tunggu, bukan bantuan sesaat.”
Bu Marfu'ahPetani padi, Kecamatan Gubug
“Anak saya susah dapat sinyal buat sekolah daring. Dusun kami memang jauh, tapi bukan berarti dilupakan terus.”
Pak SlametGuru honorer, Kecamatan Kedungjati
Relawan BARA bukan tim bayaran — warga biasa yang percaya perubahan dimulai dari kecamatan masing-masing.